Cara berbisnis makanan online yang cocok untuk pemula khusus nya untuk anak muda di 2021

Bisnis untuk Pemula Bidang Kuliner dan Perikanan yang Recommended 

Bisnis untuk pemula sebenarnya memiliki banyak jenis. Namun, sebagai orang yang baru melangkah pasti Anda akan bingung dengan banyak alternatif yang ditawarkan. Apabila Anda adalah orang yang tertarik dengan dunia perikanan, maka beberapa jenis bisnis ini akan sangat recommended

Bisnis untuk Pemula dalam Bentuk Peternakan Lele di Kolam Terpal

Usaha untuk pemula yang pertama adalah beternak lele. Peternakan lele tidak selalu membutuhkan kolam beton yang mahal. Namun, Anda juga bisa mencoba bisnis ini dari skala kecil dulu, di kolam terpal. Apalagi, waktu panennya pun cukup cepat yaitu 1,5 hingga 3 bulan. Waktu 1,5 bulan akan bisa dicapai jika Anda menggunakan bioflok

Pangsa pasar bisnis yang cocok untuk pemula ini cukup luas. Bayangkan saja, sekarang sudah banyak angkringan dan resto yang menjual olahan lele. Mulai sup lele, lalapan lele, hingga lele bumbu. Karenanya, ikan ini banyak diminta oleh pemilik usaha kuliner sebagai bahan baku. 

Ternak Ikan Cupang, Bisnis untuk Pemula yang Banyak Mendulang Rupiah

Bisnis online untuk pemula yang berikutnya adalah ternak ikan cupang. Kini, malalui marketplace Anda akan bisa menjual ikan hias ini secara online. Apalagi, cupang memang merupakan ikan aduan dan ikan hias yang bisa dikemas dalam plastik tahan air dan dilapisi bubble wrap ketika pengiriman. Jadi, meskipun melalui ekspedisi, ikan jualan Anda akan tetap aman. 

Sejauh ini, banyak penyuka ikan yang memberikan review positif bahwa ikan tetap aman, hidup dan usianya panjang meskipun dikirim via ekspedisi. Dengan demikian, bisnis yang satu ini tentu menguntungkan. Asalkan Anda mengetahui cara berbisnis bagi pemula di bidang perikanan yang tepat. 

Bisnis untuk Pemula dengan Berjualan Seafood Box

Banyak ricebox yang dijual dengan harga terjangkau. Namun, cukup jarang orang yang berjualan menu seafood di dalamnya. Padahal, jenis bisnis makanan online untuk pemula ini sifatnya cukup prospektif apalagi jika dikaitkan dengan profit harian. Anda bisa mendapat banyak pesanan setiap hari, dan olahan seafood pun bisa bertahan lama apabila dikemas dengan vacuum

Selain berbentuk seafood box siap makan yang dipadukan dengan nasi dalam kotak, Anda juga bisa berjualan aneka frozen food ikan dan hewan laut lainnya. Seperti cumi, gurita, kerang dan juga kepiting. Aneka olahan yang lezat akan membuat para pembeli punya banyak pilihan menu terbaik yang juga menggugah selera. 

Bisnis untuk Pemula Berupa Berjualan Makanan Ikan

Tidak hanya menjual ikan saja, tetapi Anda juga bisa menjajal bisnis pemula untuk anak muda dengan cara menjual makanan ikan. Karena sebagian penyuka ikan bisa jadi cukup sibuk untuk mencarikan pakan untuk hewan peliharaannya. Apalagi, jika pakan tersebut adalah hewan yang hidup. Maka, akan lebih baik jika membeli. 

Inilah peluang bisnis yang cukup menggiurkan, karena Anda dapat mengembangbiakkan aneka jenis cacing untuk pakan. Selain itu, dapat menawarkan cacing tersebut pada pemilik peternakan yang akan membeli dalam skala besar, maupun pada orang yang hanya memelihara ikan di akuarium. Jadi, ceruk pasarnya pun lebih luas. 

Tips Sukses Bisnis untuk Pemula Bidang Kuliner dan Perikanan

Agar Anda sukses berbisnis sebagai pemula, baik di bidang kuliner maupun perikanan, maka ada beberapa tips yang dapat dilakukan. Pertama, tentukan target pasar yang akan Anda bidik. Atur demografinya mulai usia rata-rata customer, latar belakang ekonomi dan budaya. Karena ini akan mempengaruhi jenis ikan yang bisa dipilih untuk diternakkan.

Yang kedua, karena pada tahun 2021 sudah memasuki era digital, maka jangan lupa untuk selalu update soal teknik digital marketing di produk yang Anda pilih. Bagaimana pengemasannya, apakah bisa menggunakan ekspedisi, dan sebagainya. Ukuran dari ikan dan apakah yang dijual hidup atau tidak, juga harus dipertimbangkan. 

Yang ketiga, pastikan Anda memiliki action plan yang jelas. Karena mengembangbiakkan hewan membutuhkan ketelitian tinggi dan perencanaan terstruktur. Gunakan uang dingin sebagai modal agar tidak mempengaruhi arus keuangan personal. Jangan lupa, perbanyak ilmu di bidang yang digeluti sebagai pebisnis muda yang masih banyak membutuhkan wawasan tentang usaha tersebut.