Otoritas Jasa Keuangan atau lembaga yang diawasi OJK lengkap dengan pengertian, arti nya dan tugas OJK di 2021

Serba-Serbi OJK, Otoritas Jasa Keuangan Dipimpin Oleh Siapa?

Anda yang sering menggunakan jasa pinjaman online akan sangat familiar dengan istilah OJK, yang logonya selalu terpampang di laman depan aplikasi. Secara sederhana, OJK atau Otoritas Jasa Keuangan adalah lembaga independen yang mengawasi kinerja dan proses kerja lembaga lain yang bergerak di sektor perbankan dan jasa keuangan. Kehadiran lembaga ini memberikan kontrol dan pengawasan ketat terhadap lembaga sektor keuangan yang seringkali menjadi lahan bagi orang tidak bertanggung jawab untuk mengambil keuntungan dengan cara merugikan orang lain. 

Otoritas Jasa Keuangan dipimpin oleh dewan komisioner yang bersifat kolektif dan kolegial. Dan terkait pengawasan terhadap lembaga keuangan tugas OJK adalah melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap kegiatan jasa keuangan di sektor perbankan, pasar modal dan IKNB yang rincian tugasnya meliputi penyusunan peraturan, pembinaan, pengawasan, penegakan hukum yang telah dibuat dan sebagainya. Berikut ini adalah serba-serbi OJK yang perlu dipahami:

Pengertian OJK

Seperti yang disebutkan di atas, OJK atau Otoritas Jasa Keuangan adalah lembaga independen yang menjalankan fungsi sebagai pembuat peraturan, pengawas, pembina dan juga penegak hukum kepada lembaga keuangan yang bergerak di sektor keuangan, pasar modal, dana pensiun dan sebagainya. Otoritas Jasa Keuangan OJK adalah lembaga yang independen artinya bahwa OJK bebas dari campur tangan pihak atau lembaga lainnya sehingga semua kebijakan dan keputusan yang dibuat bersifat obyektif dan tidak memihak pada satu kubu tertentu. Hal ini membuat visi dan misi OJK untuk melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat bisa terlaksana dengan baik.

Tujuan Didirikannya OJK

OJK yang diresmikan tahun 2012 yang lalu tidak dibentuk tanpa alasan. Mengingat perekonomian yang semakin berkembang dengan aneka transaksi yang dilakukan di sektor keuangan, pemerintah ingin ada lembaga independen yang mengawasi kegiatan di bidang ini secara berimbang dan obyektif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang sehat dan berdaya saing global. 

Itulah alasannya OJK dibentuk dengan harapan tinggi bahwa lembaga ini mampu menjaga kepentingan nasional yang meliputi SDM, pengelolaan, pengendalian dan kepemilikan di sektor jasa keuangan dengan tetao memertimbangkan aspek positif. UU yang membahas mengenai OJK adalah UU Nomor 21 tahun 2012 tentang Otoritas Jasa Keuangan. Dengan kekuatan hukum ini, OJK punya hak dan kewenangan penuh untuk menjalankan tugasnya demi perekonomian negara yang lebih baik.

Fungsi dan Tugas OJK

OJK memiliki peran penting dalam perekonomian negara karena fungsinya yang menyelenggarakan sistem pengaturan, pengawasan, pemeriksaan dan penyidikan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan di sektor jasa keuangan seperti perbankan, pasar modal dan non-bank. OJK juga menjalankan tugasnya terhadap masyarakat yaitu dengan cara melindungi kepentingan dan keamanan konsumen sehingga tidak ada pihak pengguna jasa yang dirugikan.

Bicara tentang fungsi dan tugasnya sebagai pengawas, lembaga yang diawasi OJK juga meliputi pinjaman online yang sekarang semakin menjamur. Dengan logo OJK yang ada di aplikasinya menjadi bukti bahwa lembaga pemberi pinjaman uang tersebut sudah terdaftar di OJK sehingga pasti tunduk pada peraturan yang ditetapkan dan tidak akan menyalahi aturan yang akan merugikan konsumen sebagai pengguna jasa. 

Kebijakan Strategis OJK

Setelah membaca informasi dasar di atas, menjawab pertanyaan jelaskan pengertian OJK dan OJK adalah lembaga yang independen artinya bukan lagi masalah yang sulit. Merespon permintaan tuliskan tujuan dan fungsi OJK dalam perekonomian juga menjadi perkara yang sangat mudah. Nah, yang perlu dicermati justru kebijakan strategis yang sudah dibuat oleh OJK. 

Diantara 5 kebijakan yang berhasil dikeluarkan oleh OJK tahun 2019 yang lalu, salah satu yang membawa perubahan besar dalam perekonomian negara adalah digitalisasi produk dan layanan keuangan dengan manajemen risiko yang memadai. Kebijakan inilah yang kemudian menjadi katalis bagi pinjaman online dan berbagai bentuk transaksi online lainnya untuk berkembang pesat hingga tahun 2021.

OJK bukanlah lembaga sembarangan yang bisa dijadikan mainan sebab tugasnya sangat memengaruhi pelayanan public di sektor keuangan. Sekarang setelah mengetahui seluk beluk lembaga ini, Anda jadi tahu bahwa tanggung jawab yang diemban OJK ternyata lebih berat daripada yang selama ini dibayangkan.